Palilingan : Penguasaan TIK Solusi Pengawasan Pilkada di Tengah Pandemi

0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Tak bisa dipungkiri teknologi Komunikasi dan informasi kini jadi oase di tengah kesulitan akibat beragam pembatasan karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Teknologi Komunikasi dan informasi pula pada pelaksanaan pilkada 2020 akan jadi tumpuan dalam kerja kepemiluan, baik sebagai lembaga pelaksana maupun lembaga pengawas pemilu.

Oleh karena itu menurut pakar hukum dari Universitas Sam Ratulangi, Toar Palilingan, bahwa peningkatan kapasitas personil penyelenggara pemilu, terutama dalam penguasaan teknologi TI mendesak.

“Strategi pengawasan oleh Bawaslu kedepannya akan condong gunakan alat elektronik dan media social. Keadaan ini akibat tidak memungkinkannya kontak langsung antar pihak yang berkepentingan pada tahapan pilkada,” ujarnya saat diskusi daring yang digelar Bawaslu belum lama ini.

KPU dan Bawaslu RI kata Palilingan harus segera mempersiapkan SDM dan struktur kelembagaan di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa agar mahir gunakan alat elektronik seperti gawai atau smartphone.

Selain itu Palilingan berharap KPU RI dan Bawaslu RI dapat memberikan jaminan keselamatan bagi penyelenggara di tingkat desa kelurahan saat melaksanakan tugas di tengah pandemi Covid-19.

“Karena tahapan pilkada rentan terjadi penularan Covid-19 dalam hal pemuktahiran data pemilih, verifikasi faktual, kampanye, pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara hasil penghitungan suara, maka wajib bagi penyelenggara untuk memperlengkapi petugas dengan APD.” ujar Palilingan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%