oleh

Umbola Sebut Peran Lembaga Pemantau Sangat Sangat Penting

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Anggota Bawaslu provinsi Sulawesi Utara Awaludin Umbola menyebut peran lembaga pemantau pemilu sangat penting dalam upaya mewujudkan pemilu yang berintegritas dan demokratis.

Hal ini diungkapkan Umbolah saat bawakan materi pada diskusi virtual dalam Program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring Bawaslu Sulut, yang pada pelaksanaan Jumat (12/6) masuki seri ke-9.

Kata Umbolah peran pemantau pemilu sangatlah penting pada setiap proses tahapan penyelenggaraan pemilihan, maka dari itu seharusnya pemantau melakukan kerjanya tidak nanti saat pemungutan suara.

“Lembaga Pemantau Pemilu punya ruang yang cukup baik serta mempunyai andil dalam menyukseskan pesta demokrasi. Mereka secara tidak langsung ikut beri sumbangsi arah pemikiran, arah kebijakan, dan arah penegakan keadilan pemilu dan pilkada, termasuk tahapannya,” katanya.

Umbolah menjelaskan bahwa sesuai UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pasal 351 mengatur soal akreditasi Lembaga Pemantau Pemilu ada di Bawaslu. Namun dalam UU No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Pemantau Pemilu harus melakukan akreditasi pada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota.

“Menurut saya karena rohnya pemantau itu kira-kira hampir sama dengan Bawaslu, sehingga dalam UU No.7 Tahun 2017, Pemantau Pemilu registrasi di Bawaslu. Namun dalam UU No.10 Tahun 2016 Akreditasi pemantau ada di KPU,” ujar Umbolah.

Kegiatan seri ke-9 ini difasilitasi Anggota Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Kifly Malonda, Anggota Bawaslu Kota Kotamobagu Ivan Tandayu serta Koordinator KIPP Sulut Chris Luntungan, serta diikuti Penanggung Jawab SKPP Daring Bawaslu sulut Kenly Poluan serta Seluruh Kordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Sulut.

News Feed