Legi Ingatkan Hukum Tua Soal Implikasi Hukum Bila Penyaluran BLT Menyimpang

Wakil Bupati Mitra saat menggelar Pembinaan dan Monitoring Penyaluran BLT Dana Desa secara Virtual
0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

LIPUTANMANADO.COM, RATAHAN – Wakil Bupati minahasa Tenggara, Drs Jocke Legi, mengingatkan kepada para Hukum Tua agar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tak bermasalah hukum dikemudian hari. 

Hal ini disampaikan oleh Wabup di sela kegiatan pembinaan monitoring sekaligus evaluasi BLT Dana Desa dalam upaya penanggulangan dampak Covid-19 yang digelar secara virtual melalui video conference), Rabu (17/6/2020).

“Pemerintah kabupaten tentu berharap, pemberian BLT dana desa bagi warga terdampak covid19 tidak akan berimplikasi hukum. Oleh sebabnya, jangan ada hukum tua dan aparat desa yang coba-coba melakukan penyimpangan,” tegas Legi mengingatkan.

Legi juga mengingatkan para Hukum Tua dan perangkat pemerintah desa agar dalam proses penyaluran BLT dana desa, selalu dilakukan secara transparan dan detail. “Yang terpenting laksanakanlah sesuai aturan dan prosedur yang berlaku secara transparan,” pesannya.

Dalam kegiatan pembinaan monitoring secara virtual itu Sekretaris Daerah (Sekda) David Lalandos menyampaikan bahwa dalam upaya menghindari masalah hukum di kemudian hari, Pemkab Mitra selalu mengasistensi aparat pemerintah desa.

“Jadi selain pembinaan, monitoring dan evaluasi, juga dilakukan asistensi sekaligus bantuan hukum kepada para hukum tua. Tujuannya tak lain supaya para hukum tua dapat gambaran sehingga terhindar dari masalah-masalah hukum,” terang Lalandos.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%