oleh

Hasil Rapid Test Reaktif, Enam Orang PKD di Minsel Dirumahkan

LIPUTANMANADO.COM, AMURANG – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kabupaten Minahasa Selatan terpaksa merumahkan Enam petugas pengawas pemilu Ad-hok tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang dinyatakan reaktif saat diperiksa secara rapid test, Minggu (28/6/2020).

Hal ini diungkap Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem, ketika diwawancarai liputanmanado.com, Selasa (30/6/2020). Kata Eva, meski hasil rapid test bukan jaminan seseorang terpapar Covid-19 atau tidak, namun pihaknya tetap mengambil langkah tersebut, sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Mengenai kewajiban mereka dalam tugas pengawasan, terutama dalam proses verifikasi faktual calon perseorangan yang sementara berlangsung, untuk sementara waktu, tugas mereka akan dilakukan oleh pengawas satu tingkat di atasnya, yakni panwascam,” ujar Eva Keintjem.

Menurut alumni GMNI ini, bahwa proses penggantian personil yang diketahui reaktif itu tidak mereka lakukan karena memang tidak memungkinkan dan jajaran di tingkat kecamatan mengaku untuk sementara waktu siap menangani tugas pengawas tingkat kelurahan dan desa dimaksud.

Eva Keintjem berharap para petugas Pengawas Kemurahan dan Desa yang menjalani isolasi mandiri di rumah agar patuh pada protokol pencegahan Covid-19, dan meningkatkan imun tubuh, serta terus berkoordinasi dengan Bawaslu dan Panwascam lewat media komunikasi.

News Feed