oleh

Cegah Penularan Covid-19, Bawaslu Mitra Jalani Rapid Test

LIPUTANMANADO.COM, RATAHAN – Cegah penularan Covid-19, pimpinam dan staf Bawaslu kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), bersama jajaran panitia ad-hok kecamatan dan kelurahan/desa, Selasa (7/7/2020), jalani pemeriksaan secara rapid test di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di daerah tersebut.

Menurut Ketua Bawaslu Minahasa Tenggara, Drs Jouby Longkutoy melalui Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Dolly Van Gobel bahwa kegiatan rapid test massal tersebut adalah program Bawaslu RI dalam upaya mastikan pengawas pemilu bebas covid-19, sebelum melaksanakan tugas pengawasan di lapangan.

“Kita ingin memastikan seluruh jajaran pengawas benar-benar terbebas dari paparan Covid-19 sebelum melaksanakan tugas pengawasan dilapangan.” ucap Van Gobel.

Lebih lanjut Gobel menjelaskan, kesehatan memang menjadi modal utama untuk melaksanakan tugas pengawasan. Ia juga memastikan bahwa jajaran panwaslu tidak menjangkiti atau terjangkit covid-19. Makanya sudah sangat tepat langkah rapid test yang dilakukan.

“Jika dalam rapid test ini terdapat anggota yang reaktif maka yang bersangkutan akan dikarantina mandiri selama 14 hari sebelum dites Swab. Akan tetapi mereka juga tetap bekerja di rumah dan dibantu oleh anggota Panwascam,” jelas Gobel.

Sekalipun mereka positif Covid-19, tidak serta merta diganti karena nantinya kalau sudah dinyatakan sembuh melalui hasil swab, mereka (PKD/Panwaslucam) akan bertugas kembali melakukan pengawasan sebagaimana mestinya. 

“Dari semua jajaran Panwaslu, PKD dan Bawaslu yang mengikuti rapid dinyatakan non reaktive,” tutur Gobel. 

Gobel kembali menghimbau bagi seluruh jajaran pengawas Pilkada harus siap melakukan pengawasan secara maksimal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, tidak bersentuhan fisik, dan rajin mencuci tangan. 

News Feed