oleh

Sentra Gakkumdu se-Sulut Bahas Potensi Pelanggaran Pidana Pemilu

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Dalam upaya membangun sinergitas terkait penanganan dugaan pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan Tahun 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

Kegiatan yang dilaksanakan selama Tiga hari, mulai tanggal 24 – 26 Juli 2020 di Swisbell Hotel Maleosan Manado itu dihadiri unsur Sentra Gakkumdu) yakni Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dari 15 kabupaten dan kota se provinsi Sulawesi Utara.

Rakor ini dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Herwyn J.H. Malonda, SPd, M.Pd, SH, MH, kemudian di lanjutkan dengan sambutan oleh Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin, S.Th.I, M.Si.

Selanjutnya pemaparan materi narasumber secara panel dan diskusi tanya jawab, sesi I : Toar Palilingan SH. MH. (Pakar Hukum Unsrat), dan Jerry Sumampow (Aktivis dan Pengamat Politik Indonesia).

Pada sesi II : Akbar SH. MH (Kepala Seksi TP Kamnegtibum & TPUL pada Aspidum Kajati Sulut), AKBP. Laurens Rondonuwu (Kasubdit 1 Kamneg Reskrimum Polda Sulut), dan Djamaludin Ismail, SH, MH (Ketua Pengadilan Negeri Manado).

Dalam kegiatan tersebut, peserta rakor diminta mengidentifikasi kelamahan-kelemahan dan celah hukum, untuk kemudian diinventarisir dalam daftar potensi masalah. Masalah itu kemudian disimulasikan dalam bentuk kasus dan didiskusikan, untuk ditarik kesimpulan dan hasilkan rekomendasi.

Kegiatan rakor ini resmi ditutup oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi, Supriyadi Pangellu, SH.

News Feed