Sosialisasi Perbawaslu No.4 Thn 2020, Bawaslu Sulut Dorong Partisipasi Ormas, LSM, OKP Awasi Pilkada

0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

LIPUTANMANADO.COM, TONDANO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut sosialisasikan Perbawaslu Nomor 4 tahun 2020 tentang pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

Kegiatan yang dilakukan di Yama Hotel Tondano, Jumat (14/8/2020) itu diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat, antara lain dari organisasi kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Pelajar (Siswa dan Mahasiswa).

Pada sosialisasi kali ini, Bawaslu Sulut menghadirkan Akademisi Hukum Tata Negara dari Universitas Trisakti, Radian Syam didampingi Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu SH, yang tampil panel sebagai narasumber atau pembicara dalam sosialisasi tersebut.

Syam yang dapat kesempatan pertama memaparkan materi, menyoroti beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam pemilhan umum (Pemilu), termasuk pemilihan kepala daerah (Pilkada), yakni Money Politic atau Politik Uang dan berita hoax atau kabar bohong yang memecahbelah masyarakat.

Menurut Syam, praktek Money Politic dalam Pemilu adalah sesuatu yang sangat jahat, bahkan lebih jahat dari Covid-19. Sebab tindakan itu bisa merusak segalanya, terlebih proses demokrasi bangsa.

“Jika saudara-saudara menemukan adanya praktek money politic, segera laporkan ke Bawaslu. Jangan membiarkan praktek Politik Uang terjadi, karena dampaknya sangat buruk pada proses demokrasi, apalagi hal itu jelas adalah pelanggaran pidana Pemilu,” ajaknya.

Syam juga ikut mengajak seluruh elemen masyarakat di Sulut untuk sama-sama melawan kabar hoax dalam Pilkada dengan tidak ikut menyebarluaskan seuatu kabar yang belum jelas kebenarannya atau sumbernya. “Mari jaga keutuhan NKRI dengan melawan hoax,” tegasnya.

Sementara Pangellu dalam pemaparannya mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat secara umum soal Perbawaslu nomor 4 tahun 2020 ini. Agar masyarakat bisa ikut berperan aktif bersama Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan pilkada.

“Dengan memberi informasi kepada jajaran Bawaslu, saudara sudah berperan membangun demokrasi bangsa. Bersama Bawaslu mari kita awasi dan cegah tindakan pelanggaran Pemilu,” ungkap mantan ketua Panwaslu kabupaten Kepulauan Talaud ini.

Dalam konteks Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Pemuktahiran Data Pemilih yang tengah dilaksanakan oleh KPU dan jajarannya, Pangellu yang juga mantan anggota Panwaslu Kota Manado ini mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan ada hal janggal.

“Bawaslu Sulut tidak akan pernah menutup mata dengan berbagai pelanggaran yang menjadi temuan di lapangan maupun berdasar laporan masyarakat,” tandas putra tanah Porodisa ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%