oleh

Rakor Bersama Sejumlah Tokoh di Sangihe, Pangellu Dorong Peran Masyarakat Awasi Pilkada

LIPUTANMANADO.COM, SANGIHE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara gelar Rapat Koordinasi bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda di kabupaten kepulauan Sangihe.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Miulu, Kecamatan Tabuken Tengah, Selasa (01/09/2020) ini, mengangkat tajuk “Rakor Partisipasi Publik Peran Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda dalam Mengawal Jalannya Pilkada yang Demokratis di Masa Pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Bawaslu Sulut, Supriyadi Pangellu, SH., MH, didampingi Kabag Administrasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Greity Tuturoong, SSos, MAP serta Kabag Penyelesaian Sengketa, Penanganan Pelanggaran dan Hukum Yenne Janis, SH.

Pangellu yang menjadi pembicara dalam rakor tersebut ikut memberikan penjelasan terkait bagaimana jajaran pengawas pemilu dalam tugas pengawasan proses penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi Covid-19, juga peran serta masyarakat dalam pengawasan dimaksud.

“Pasal 448 UU Nomor 7 Tahun 2017, telah mengamanatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu, termasuk Pilkada. Jadi peran dan partisipasi Bapak/Ibu sangatlah penting dalam mengawal Pilkada agar berlangsung demokratis,” ujar Pangellu.

Putra Terbaik Nusa Utara ini mengatakan, partisipasi masyarakat sangat bermanfaat dalam pelaksanaan Pilkada di Tahun 2020. Oleh karena itu pihaknya sangat berharap masyarakat bisa bersama Bawaslu mengawal semua tahapan yang sedang dan akan dilaksanakan.

“Masyarakat bisa mengawal Pilkada ini dengan menjadi Pemilih yang rasional atau pemilih yang memilih berdasarkan pengetahuan tentang sksok yang dipilih bukan pengaruh politik uang, mengawasi kemungkinan terjadi pelanggaran Pilkada berupa politik uang dan kampanye hitam, melaporkan kepada Bawaslu dan jajaran apabila mendapati terjadinya dugaan pelanggaran pilkada”, tegas mantan Ketua Panwaslu Talaud ini.

Diakhir materinya, Pangellu ikut mengajak peserta agar membantu penyelenggara pemilu dengan mengawal pilkada di masa Pandemi Covid-19. “Kerjasama antara penyelenggara pemilu dan masyarakat akan membuat pilkada berlangsung demokratis”, tutupnya.

Pemateri lainnya yang turut ambil bagian dalam kegiatan rakor tersebut adalah Kabag Adminitrasi Bawaslu Sulut Greity Tuturoong, SSos, MAP dan Ketua Bawaslu Sangihe Junaidi Bawenti, SH.

News Feed