DR. Herwyn Malonda Ingatkan Penempatan APK Agar Tidak Merusak Pohon

0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Ketua Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) provinsi Sulawesi Utara DR. Herwyn Jefler Malonda mengingatkan semua pihak, terutama tim pemenangan pasangan calon, agar tidak merusak pohon dan estetika dalam penempatan alat peraga kampanye mereka.

Hal ini menyusul, akan dimulainya masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota 2020, yang rencana akan digelar selama 71 hari kedepan, dimulai dari Sabtu 26 September 2020 hingga Sabtu 5 Desember 2020.

“Sebagai salah satu metode kampanye, pemasangan alat peraga kampanye harus memperhatikan aspek kelestarian alam. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk mewujudkan Kampanye Pemilihan yang ramah lingkungan, dengan cara tidak menempatkan APK di pohon, karena berpotensi bisa merusak pohon,” ujarnya Selasa (22/09/2020).

Menurut Malonda, penempatan APK yang dipasang dengan membukanya di batang pohon akan berpotensi sebagai pintu masuk bagi infeksi penyakit dan bakteri pada pohon, sehingga pohon akan mengalami gangguan proses fisik dan biologis dalam tubuh pohon yang nantinya akan menggangu fisiologis tanaman dan mengurangi tekstur pada kayu.

“Kekuatan pohon akan berkurang karena pohon mudah terinfeksi penyakit jamur dan bakteri yang mengakibatkan pohon tidak lagi memiliki kekebalan dalam menanggulangi hama dan penyakit yang ada pada kulit pohon,” ujar mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Doktor Hukum Lingkungan lulusan Universitas Brawijaya Malang ini mengatakan dengan rusaknya kulit pohon maka akan mengakibatkan tameng pohon tidak ada lagi dalam upaya melindungi batang sebagai tempat yang sentral dan pertumbuhan pohon. Padahal Keberadaan pohon di suatu wilayah memiliki manfaat dalam memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kualitas udara.

“Pemasang APK di sekitar pohon yang sedang tumbuh, sebaiknya dihindari karena keberadaannya dapat menghalangi pohon melakukan proses fotosintesis, yang pada akhirnya berdampak pada proses penyaluran oksigen oleh pohon untuk kebutuhan manusia. Ingat, bumi ini bukan sekedar warisan nenek moyang kita namun milik anak cucu kita. Generasi selanjutnya berhak menikmati lingkungan yang baik dan sehat,” tegas Malonda. (tos)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%