oleh

Rumah Nusantara Ajak Semua Pihak Jaga Kesatuan Bangsa

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Dalam upaya menjaga keutuhan bangsa dan negara di tengah beragam masalah yang dihadapi bangsa, Rumah Nusantara menggelar silaturahmi bersama Ormas di Sulut serta Badan Eksekutif Mahasiswa dari perguruan tinggi negeri se Sulawesi Utara.

Kegiatan yang digelar secara online atau daring (dalam jaringan) ini, dipusatkan di Hotel Best Western, Kawasan Bahu Mall, Kota Manado, Senin (28/09/2020) sekitar Pukul 11.00 WITA. Kegiatan secara virtual melalui aplikasi Zoom ini turut diikuti BIN, Kantor Sekretariat Kepresidenan RI, Ketua BEM dari PTN dan Swasta di Sulut.

“OKP dan BEM di Sulut juga turut serta sebanyak 75 orang yang terdiri dari perwakilan BEM Sulut, organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan Sulut,” ujar Richard Sanger selaku Moderator.

Dalam Kegiatan tersebut mengusung tema bagaimana Menjaga Keutuhan Bangsa serta, Studi Kasus Demo Mahasiswa yang terjadi di Sulut yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

“Melalui Pendekatan dan komunikasi baik merupakan pintu masuk bagi pemerintah dalam mengatasi persoalan yang ada, Pemerintah diharapkan selalu berfikir untuk mencari solusi terbaik, seperti Otonomi Khusus bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat seluruhnya di Papua,” Jelas Deputi 7 BIN , DR Wawan Hari Purwanto SH.,MH

Kemudian Materi kedua disampaikan Dir Intelkam Polda Sulut, Kombespol Budhy Herwanto SH.,MH tentang bagaimana penanganan agar tidak terjadinya kluster baru dalam demo mahasiswa.

“Sebisa mungkin Pihak Kepolisian akan melaksanakan Aksi tegas kepada profokator yang bersikeras untuk melakukan aksi, karna situasi saat ini yang dapat berpotensi penyebaran Covid 19 yang lebih luas,” Kata Herwanto.

Sementara itu Kaban Kesbangpol Propinsi Sulut, Evans Steven Liow S.Sos mengajak seluruh peserta duduk bersama jika ingin menyampaikan aspirasinya, jangan sampai mengangakat isu separatis yang mengancam keutuhan bangsa,

“Tugas Kesbangpol salah satunya adalah mencegah terhadinya konflik sosial di masyarakat termasuk demo mahasiswa yang agresif, karna dalam penyampaian aspirasi terdiri dari dua jenis, yakni apakah hanya tentang aspirasi biasa atau aspirasi yang mengancam Kesatuan dan keutuhan Bangsa,”tandasnya.

narasumber lainnya DR Theofransus Litaay (Tenaga Ahli Utama Deputi V KSP) mengajak semua pihak perlu mencari solusi terbaik dalam memecahkan persoalan yang ada.

“Semua elemen termasuk mahasiswa merupakan unsur penting dalam mengatasi masalah yang ada,perlu diplomasi, kerja keras,kerja cerdas dalam penanganan masalah Papua demi keutuhan NKRI,” Jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kolonel Inf Andi Anshar (Wakabinda Prov. Sulut), Letkol Inf Jefry Bojoh (Kasi Intelrem 131/Stg), Letkol Inf Marsal Deny. (Waas Inteldam XIII/Mdk), Dicky Maengkom (Ketua Umum DPP Barmas), Ketua Umum LMI Sulut (Pdt. Hanny S.Th. Pantouw) , Ronald Sorongan selaku (Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulut), Hendrik Sompotan SH MH. (Ketua Umum FKPPI Sulut), Wangko Lendi Wangke (Ketua Brigade Manguni Sulut

News Feed