oleh

Dorong Partisipasi Pemilih, KPU Manado Sosialisasi Pendidikan Pemilih Secara Luring

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Sosialisasi Pendidikan Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan Metode Langsung alias Tatap Muka telah memasuki sesi terakhir, Rabu (28/10).

Di hari terakhir, dimulai Senin (26/10) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado mengundang komponen berbasis berkebutuhan khusus, marginal, dan komunitas, serta Pemuda Pemilih Pemula.

Sosialisasi yang diselenggarakan KPU, cukup penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada 9 Desember nanti.

Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara, Sahrul Setiawan menuturkan KPU Manado gencar melakukan sosialisasi dengan mengundang semua basis untuk sama-sama mensosialisasikan Pilkada Serentak.

Walaupun Pesta Demokrasi telah hilang pemaknaannya, dan sulit bagi penyelenggara, KPU Manado tetap mengikuti instruksi yang telah diatur.

“Dalam Pesta Demokrasi di era pendemi, kita tidak lagi merasakan pestanya melainkan tinggal demokrasinya,” tambah Sahrul dalam forum Sosialisasi.

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas Ismail Harun menambahkan yang menjadi faktor utama tidak memilihnya konstituen dalam Pemilihan Umum (Pemilu), ialah tidak adanya pemimpin ideal atau sesuai keinginan.

“Kita tidak bisa pungkiri setiap Pasangan Calon (Paslon) baik meliputi Kabupaten/Kota maupun Provinsi, tetap ada plus-minusnya masing-masing,” terangnya.

“Tentunya tidak ada calon yang sempurna dan buruk secara keseluruhan, jadi KPU menghimbau agar mari sama-sama mengoreksi, mengkritisi, terkait hal tersebut lewat gunakan hak pilih,” pungkas Harun.

KPU berharap, Basis-basis yang telah dihadirkan mampu meneruskan himbauan untuk menggunakan sebaik mungkin hak pilih pada 9 Desember nanti.

News Feed