Sosialisasikan UU Omnibus Law, IPDN Ikut Inventarisir Aspirasi Masyarakat

0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mensosialisasikan Undang-undang No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja kepada sejumlah pihak di Sulawesi Utara. Sosialisasi ini sekaligus menginventarisasi aspirasi yang nantinya disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Sosialisasi seperti ini dilakukan oleh lembaga-lembaga terkait. Kalau kami dari IPDN ambil bagian terkait dengan inventarisasi aspirasi yang akan kita sampaikan ke Kemendagri,” papar Rektor IPDN Hadi Prabowo di Grand Kawanua Manado, Rabu (11/11/2020).

Kata Hadi Prabowo, UU 11 tahun 2020 ini sudah ditetapkan dan 30 hari kemudian sudah dijalankan, sehingga jika ada tanggapan berupa aspirasi, maka akan ditampung untuk RPP nantinya.

“RPP-nya jangan membuat birokrasi lagi sebab dalam UU Cipta Kerja ini sudah menyatukan 76 UU. UU ini lebih sederhana dan memberi keyakinan percepatan dalam buka usaha, dampaknya menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” tambah dia.

Menurutnya dengan UU No 11 tahun 2020 ini, akan mengefektifkan perizinan dan birokrasi, sebab selama ini birokrasi di Indonesia cukup gemuk, dan mengurus perizinan berbelit-belit, memakan biaya besar. Imbasnya investor lari semua.

Sementara Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni berujar sosialisasi UU Cipta Kerja sangat penting karena memahami regulasi yang baru itu perlu waktu. “Saya mendorong lewat sosialisasi dari IPDN, maka kita kaji bersama seluruh isi dari UU Cipta Kerja,” terangnya.

Terkait implementasi di Sulut, Fatoni mengungkapkan masih menunggu peraturan tindak lanjut dari UU tersebut. “Bila sudah ada, kami akan implementasikan itu kepada masyarakat,” tambahnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%