oleh

Wanita Ini Berpura-pura jadi FBI Demi Dapat Makanan Cepat Saji Gratis

LIPUTANMANADO.COM, TBILISI– Polisi telah memenjarakan seorang wanita di Georgia yang dituduh berpura-pura menjadi agen FBI untuk mendapatkan makanan cepat saji gratis.

Mengutip kompas.com yang melansir Associated Press pada Selasa (10/11/2020), wanita itu diduga mengancam akan menangkap pekerja restoran jika mereka tidak memberikannya makanan gratis.

Kimberly Ragsdale (47 tahun) dari Dallas, didakwa pada Kamis karena menyamar sebagai petugas publik dengan upaya berulang kali untuk mendapatkan makanan gratis di Chick-Fil-A, menurut laporan penangkapan Kepolisian Rockmart yang diperoleh oleh media setempat.

Karyawan di restoran tersebut mengatakan kepada penyelidik bahwa Ragsdale telah muncul di lokasi beberapa kali selama sepekan.

Dengan mengendarai minivan putih, ia menyamar sebagai agen federal dan juga mengancam akan menahan karyawan, jika mereka tidak mematuhinya, kata laporan polisi.

Ia menambahkan bahwa wanita itu melanjutkan lelucon ketika polisi tiba untuk menangkapnya di tempat parkir restoran pada Kamis, dengan mengklaim kepada petugas bahwa dia adalah seorang agen FBI dan bahwa surat identitasnya dalam bentuk elektronik.

Saat diborgol, dia diduga mulai “berbicara di bajunya seperti dia sedang berbicara di radio, memberi tahu seseorang bahwa kami menangkapnya dan mengirim seseorang ke Rockmart PD,” tulis petugas dalam laporan penangkapan.

“Anda tidak akan mendengar seorang perwira sejati meminta makan di mana pun,” kata Chief Randy Turner kepada outlet berita.

“Jika diberikan, kami menghargainya. Jika didiskon, kami menghargainya. Kami tidak akan memintanya atau membuat ancaman dan menuntutnya,” kata Ragsdale saat itu.

Ragsdale ditahan di penjara pada Kamis dan dibebaskan dengan jaminan 3.000 dollar AS (Rp 42,5 juta) pada Sabtu (13/11/2020), menurut catatan penjara online.

Belum jelas apakah wanita itu memiliki pengacara yang bisa memberikan komentar untuknya.(kompas.com)

News Feed