oleh

Pemkab Minahasa Imbau Umat Nasrani Laksanakan Ibadah Natal Kolom di Tempat Terbuka

LIPUTANMANADO.COM, TONDANO – Polres Minahasa bersama dengan pemerintah Kabupaten Minahasa membahas kegiatan-kegiatan yang bisa menyebabkan timbulnya cluster penyebaran Covid-19 di Minahasa.

Pembahasan dalam kegiatan tersebut salah satunya antisipasi terjadinya kerumunan dalam menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala menyampaikan terkait pelaksanaan ibadah perayaan Natal bisa dilaksanakan, asalkan harus memperhatikan Zona penyebaran Covid-19.

Dikatakannya, zona merah tidak diizinkan ibadah dan kegiatan ibadah hanya lewat live streaming atau pengeras suara, zona kuning ibadah lewat live streaming oleh petugas gereja, dan zona hijau bisa melakukan ibadah di gereja tapi hanya bisa 40 persen.

“Demikian halnya Ibadah Natal di Kolom hanya bisa laksnakan di luar rumah atau tempat terbuka atau secara bergantian di gereja dengan membatasi jumlah orang dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan,” kata Mangala, Senin (14/12/2020).

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi mengatakan, tentang kegiatan masyarakat yang menyangkut Ibadah apalagi kedukaan tetap pemerintah menerapkan protokol kesehatan dengan catatan tidak dilaksanakan rutin.

“Menekan penyebaran Covid-19 Harus ada tindakan secara Legitimasi sosial. Para Kapolsek dan Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibms secara sinergi bekerja sama dalam penanganan cegah Covid-19. Dan untuk Ops Yustisi tetap dilanjutkan tentunya ada juga DUKOPS dalam bentuk insentif,” kata Kapolres.

Ia mengimbau kepada jajaran agar lebih meningkatkan giat operasi terutama di lokasi yang akan menimbulkan keramaian. “Akan dibuatkan surat edaran tentang Kapasitas jumlah pembatasan di tempat keramaian sudah termasuk jam Operasional,” tandasnya.

News Feed