oleh

Realisasi Anggaran Covid Minsel Capai 88 Persen

LIPUTANMANADO.COM, AMURANG – Semenjak masa pandemi virus corona, Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) langsung melalukan rasionalisasi anggaran untuk pencegahan dan penanganan covid-19.

Kurang lebih Rp 25,7 miliar disiapkan saat itu untuk kegiatan jaring pengaman sosial dan pembelian alat pelindung diri bagi tenaga kesehatan di setiap kecamatan dan desa/kelurahan.

Sumber rasionalisasi anggaran itu didapatkan dari sejumlah item anggaran seperti belanja modal, belanja jasa dan belanja lainnya. Sampai akhir tahun 2020 dana pencegahan dan penanganan covid-19 yang sudah terpakai sampai 87 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Minsel Melky Manus menjelaskan anggaran covid tersebut terbagi dalam tiga bidang.

“Per November kemarin realisasi kita sudah mencapai 88 persen. Yang terdiri dari bidang kesehatan, jaring pengaman sosial maupun dampak ekonomi, ” ujar dia.

Untuk bidang kesehatan sudah mencapai 87 persen realisasinya. Sementara bidang pengaman sosial mencapai 99,91 persen.

“Hanya saja untuk pemulihan dampak ekonomi masih belum, ” katanya belum lama ini.

Diketahui Pemkab Minsel manata anggaran covid-19 mencapai Rp31 miliar lebih. Terbagi dalam tiga skema pembiayaannya dengan rincian penagananan kesehatan Rp 25,7 miliar, dampak ekonomi Rp 500 juta, dan jaring pengamana sosial Rp 5,4 miliar
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Minsel Erwin Scouthen yang juga merupakan juru bicara covid-19.

“Berdasarkan data untuk realisasi dana Covid bidang kesehatan sudah mencapai 87 persen. Baik untuk pengadaan APD dan alat medis lainnya. Sudah termasuk operasional satgas,” kata dia.

News Feed