oleh

Kemenhub Klaim Warga yang Bepergian pada Libur Natal dan Tahun Baru Menurun

-News-75 views

LIPUTANMANADO.COM, JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengeklaim, jumlah warga yang bepergian pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2021 lebih sedikit dibandingkan libur panjang sebelumnya.

Menurut Budi, hal ini menunjukkan bahwa warga mematuhi anjuran pemerintah untuk tak bepergian jika tidak penting.

Budi menyebutkan, menurunnya jumlah warga yang bepergian dilihat dari kendaraan yang keluar dari tol Jakarta menuju arah timur, baik Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Begitu pun kendaraan yang menuju wilayah Puncak, Jawa Barat, lebih sedikit ketimbang biasanya.

Begitu pun pergerakan masyarakat dari Jawa ke Sumatera dan Bali.

Pemesanan tiket kapal untuk menyeberang dari Merak dan Bakauheni juga menurun. Biasanya, ujar Budi, terjual 680 tiket per jam. Namun, kali ini hanya habis 74 tiket.

“Artinya cukup sadar untuk tak melakukan perjalanan jika tidak penting,” ujar Budi.

Budi menyebutkan, kebijakan penerapan rapid test antigen di simpul-simpul transportasi juga berdampak positif terhadap kesadaran masyarakat.

Ditjen Perhubungan Darat, kata dia, melakukan rapid test antigen secara acak di terminal, tempat wisata, dan penyeberangan ke Bali serta Bakauheni.

Korlantas Polri juga menerapkan hal serupa di sejumlah rest area jalur tol.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Udara pun menerapkan kewajiban rapid test antigen bagi pengguna pesawat.

Berkurangnya pergerakan warga pada arus mudik msupun arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2021 juga disampaikan Kabag Binopsdit ll Polda Jabar Kompol Bayu Catur.

“Kami melakukan pendataan terakhir pada libur Maulid Nabi, arus balik pada hari Minggu sebanyak 113.000 kendaraan, sedangkan pada arus balik tanggal 27 Desember 2020 hanya 75.000 kendaraan,” ucapnya.

News Feed