oleh

Aniaya Warga Lainnya, Dua Pria di Talaud Ini Langsung Dijebloskan Dalam Sel Tahanan Polsek Melonguane

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Unit Reskrim Polsek Melonguane, Kepulauan Talaud, pada Senin (25/01/2021) malam, menahan dua pria pelaku penganiayaan, masing-masing MO (54), warga Tule Tengah, kecamatan Melonguane Timur, Talaud, dan JM (24), warga Nunu, Rainis, Talaud.

Kedua pria ini ditahan Polisi atas laporan Randika Yohanes Maabuat (21), warga Tule, Melonguane Timur yang jadi korban aksi penganiayaan keduanya pada Minggu (24/01/2021) sekitar pukul 13.30 WITA, di jalan setapak Tule Tengah.

Kapolsek Melonguane, Ipda Dedy Matahari dalam releasnya menerangkan, kejadian bermula ketika korban mengendarai sepeda motor dari Tule menuju Bowombaru.

“Saat akan melewati jalan setapak di Desa Tule Tengah, tiba-tiba korban dihadang oleh pelaku MO sambil melarang korban melewati jalan tersebut,” kata Matahari.

Namun korban tak menghiraukan, hingga memicu terjadinya adu mulut cukup sengit antara keduanya. MO lalu menampar wajah korban, diikuti JM yang menendang, masing-masing sebanyak satu kali.

“Penganiayaan tersebut mengakibatkan korban mengalami memar di bagian bawah telinga kiri, dan luka robek di bawah pelipis mata kiri,” jelasnya.

Lanjut mantan patwal Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut ini, bahwa kedua pelaku dijerat pasal 170 ayat (2) ke-1e KUHP subsider pasal 170 ayat (1) KUHP lebih subsider Pasal 351 ayat (1) KUHP.

Kapolsek menambahkan, penahanan terhadap kedua pelaku didasari dengan laporan polisi, surat perintah (sprin) penyidikan, sprin tugas, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan, sprin penangkapan, serta sprin penahanan.

“Kedua pelaku kini telah ditahan di Rutan Mapolsek Melonguane. Masa penahanannya selama 20 hari hingga 13 Februari mendatang,” tandas Kapolsek.

News Feed