oleh

Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Asal Sulut, Berikut Profil SHS, Dubes RI Untuk Filipina

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Indonesia Berduka, Indonesia sangat kehilangan Tokoh yang disegani karena pemikiran dan gagasannya membangun daerah dan bangsa.

Tokoh pluralis, cerdas, kharismatik dan sosok orator ulung. Inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Utara dan Indonesia.

Menulis rekam jejak, pemikiran dan sumbangsih positif seorang SHS bagi daerah dan bangsa tak bisa hanya dalam waktu sekejap. Paling mudah adalah berdiskusilah dengan rakyat dan elit politik, siapa, apa dan bagaimana seorang SHS?

“Selamat jalan Sang Maestro Politik Indonesia, Dr. Sinyo Harry Sarundajang . . .” tulis Ketua PSI Sulut, Melky Pangemanan dalam percakapan grup KB GMNI Sulut.

Memulai karier sebagai dosen, banyak jabatan di pemerintahan yang ia duduki. Sinyo Harry Sarundajang yang biasa dipanggil SHS lahir di Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara 16 Januari 1945.

Mengambil S1 Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi di Manado. SHS berhasil meraih sarjana muda pada tahun 1968.

Untuk meraih gelar sarjana penuh, ia harus mengikuti pendidikan ke jenjang berikutnya. SHS kuliah di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Jurusan Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan. Ia berhasil menyabet gelar sarjana pada tahun 1970. Dalam perjalanan hidupnya, ia juga meneruskan ke jenjang doktor.

Karier Sinyo Harry Sarundajang dimulai sebagai dosen pada tahun 1971. Saat usianya 26 tahun, ia menjadi dosen luar biasa FISIP Universitas Sam Ratulangi Manado dengan mata kuliah Ilmu Politik dan dosen luar biasa Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Manado dengan Mata Kuliah Administrasi Negara.

PENDIDIKAN
SR Kotamobagu (1957)
SR Frater Tomohon (1959)
SMP Kristen Kawangkoan (1960)
SMA Negeri Kawangkoan (1964)
Sarjana Muda Universitas Sam Ratulangi Manado Fakultas Sosial dan Politik Jurusan Administrasi Negara (1968)
Sarjana Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Jurusan Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (1970)
Ahli Administrasi Teritorial pada Institut Internasional Administration Publique Francaise (1975-1976)
Doktor (S-3) pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2011)

KARIER
Dosen Luar Biasa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi Manado Mata Kuliah Ilmu Politik 1971
Sekretaris Tim Screening Propinsi Dati I Sulawesi Utara 1973
Dosen Luar Biasa Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Manado Mata Kuliah Administrasi Negara 1974
Kepala Sub Direktorat Kampol Daerah Tingkat I Sulawesi Utara 1974
Panitia Pengawas Pelaksana Lintas Batas RI dan Philipina Propinsi Sulawesi Utara sebagai Sekretaris II 1974
Kepala Biro Pemerintahan pada Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Utara 1977
Wakil Koordinator Tim Pelaksana Operasi Tertib (OPSTIB) Provinsi Sulawesi Utara 1977
Pj. Sekwilda Tingkat II Minahasa 1978
Kepala Biro Penyelenggara pada Sekretaris Pemilihan Dati I Sulut 1981
Sekretaris Panitia Dati I Sulut untuk Keanggotaan DPRD I Dalam Pemilu 1982
PJ. Karo Bina Pemerintahan Daerah Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Utara 1981
Kepala Biro Penyelenggara PPD Tingkat
Sekretaris Panitia Pemeriksa Keanggotaan DPRD Tingkat I Sulawesi Utara 1983
Sekretaris Wilayah Daerah Tingkat II Minahasa (untuk kedua Kali) 1983
Walikota Bitung (Kota Administratif Bitung) 1986
PJ. Walikotamadya Kepala Bitung, 1990
Walikotamadya Kepala Bitung (Definitif, Masa Jabatan Pertama) 1991
Walikotamadya Bitung (untuk kedua kali sampai dengan tahun 2000) 1996
Ketua Harian Badan Pengelola Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Manado Bitung 1999
Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Strategis, 2000
Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri (sampai Tahun 2005) 2001
PJ. Gubernur Maluku Utara 2002
PJ. Gubernur Maluku 2003
Gubernur Sulawesi Utara 2005 – 2010 dan Periode 2010 – 2015
PJ. Wali Kota Manado, 2009 – 2010
Ketua Umum PP AIPI 2008-2015
Anggota Dewan Pers 2016-2019
Duta Besar Indonesia untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau

News Feed