oleh

Gubernur Olly Buka Musorprov KONI Sulut, Tongkat Estafet Beralih ke Wagub Steven Kandouw

LIPUTANMANADO.COM, MANADO – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey membuka membuka pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Sulut (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut yang digelar di hotel Grand Puri Manado, Sabtu (27-3-2021).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus KONI se-Sulut ini adalah agenda yang rutin digelar setiap 4 tahun untuk memilih Ketua Umum KONI Sulut. Dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Sulut periode 2020-2024.

Sebanyak 37 Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan 12 Pengurus KONI Kabupaten/Kota se-Sulut hanya mengusulkan Calon Tunggal atas nama Steven Kandouw kepada Tim Penjaringan Pemilihan Ketua Umum KONI Sulut.

Wagub Steven dalam organisasi KONI bukanlah orang baru, karena telah lama bergelut di dunia olahraga, antara sebagai Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Sulut, juga Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Sulut dan bendahara KONI pada periode 2012-2016.

Bahkan saat memimpin kepengurusan cabang olahraga Gabsi Sulut, Wagub Kandouw berhasil mengangkat prestasi Sulut, karena bridge merupakan satu-satunya cabang olahraga yang memperoleh medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) lalu.

Dalam sambutannya, Steven Kandouw menyampaikan Visi dan Misi-nya untuk membawa dan menjadikan KONI Sulut, selain untuk meraih prestasi, akan tetapi sebagai alat pemersatu masyarakat olahraga di daerah ini.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey yang juga merupakan Ketua KONI Sulut periode 2016-2020, dalam sambutannya menyatakan tidak lagi mencalonkan diri menjadi KONI periode berikut.

Gubernur Olly mengatakan KONI harus terus mendorong dan meningkatkan kualitas atlet-atlet lokal untuk dapat tampil maksimal di tingkat nasional sehingga tidak perlu mengambil atlet dari luar daerah.

Gubernur Olly juga meminta kepada pengurus KONI kabupaten/kota untuk terus membina dan meningkatkan cabang olahraganya masing-masing.

Terkait pandemi yang membuat pemerintah melakukan kebijakan refocusing dengan memangkas sebagian dana dan mengalihkannya untuk penanganan Covid-19, Gubernur memastikan bahwa Pemprov Sulut tetap mendukung keberhasilan KONI Sulut untuk mengikuti PON Papua sehingga Dana KONI tidak akan dipangkas.

“Dana KONI untuk mengikuti PON Papua tak akan dipangkas kebijakan refocusing,” tukasnya. (Dkips/ik)

News Feed