oleh

Polres Manado Amankan Empat Pengedar Trihex

Liputan15.com-Polres Manado kembali menangkap empat tersangka pemilik obat terlarang jenis Trihexyhenedyl atau biasa disebut trihex.

Keempat tersangka adalah MYK (23), warga, warga Kecamatan Tikala, LH (28) dan RP (33) Kecamatan Singkil serta AAM (58) warga Kecamatan Wenang. Penangkapan dalam sehari namun di lokasi dan waktu yang berbeda.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Manado, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, menyebutkan keempat tersangka tidak dalam satu jaringan.

“Mereka ditangkap hanya dalam sehari di tempat dan waktu yang berbeda,” kata Sugeng, Minggu (04/07/2021).

Informasi, awalnya anggota Satresnarkoba menangkap MYK di Tikala Sabtu (03/07/2021) sekitar pukul 12.30 Wita.

Saat dilakukan penggeledahan, anggota menemukan 1.200 butir trihex dalam kaleng plastik warna putih.

Dua jam kemudian, anggota berhasil menangkap LH di rumahnya. Penangkapan ini berawal dari diamankannya 40 butir trihex dari seorang pria berinisial U, pada malam sebelumnya.

Dari pengakuan, U membeli trihex tersebut dari LH seharga Rp 200 ribu. Anggota lalu menangkap LH keesokan harinya di Kecamatan Singkil.

“Di rumahnya, anggota saya kembali menemukan trihex sebanyak 64 butir saat penggeledahan. Jadi total yang diamankan sebanyak 104 butir,” kata Sugeng.

Sugeng mengatakan anggotanya berhasil menangkap RP. Dari penangkapan itu, berhasil disita 1.040 butir trihex di dalam kamar kosnya. Selain itu ada sebuah handphone android untuk bertransaksi.

Pada malam harinya, anggota kembali melakukan penangkapan terhadap AAM di Kecamatan Wenang. Dari tangannya ada barang bukti 28 butir trihex serta 21 butir Alprasolam.

Menurut Sugeng, penangkapan keempat tersangka berdasarkan informasi masyarakat sering terjadi jual beli obat.

Dari hasil pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), keempatnya memang berperan sebagai pengedar di wilayahnya masing-masing.

“Para tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya

News Feed