oleh

Diduga Tak Terima Ditegur Orangtuanya, JP Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung diri di Pohon

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Warga di Desa Moronge Selatan Dua Kecamatan Moronge Kabupaten Kepulauan Talaud dihebohkan dengan penemuan sesososk mayat yang gantung diri di pohon beringin, pada Minggu (3/10/2021) pagi.

Kapolsek Lirung AKP Ferry Padama menjelaskan, penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Obrin Tingginehe, Warga Desa setempat, sekira pukul 06:30 saat dirinya keluar rumah hendak mencari ternak bebek peliharaannya.

Saat mencari ternak peliharaanya, saksi tiba-tiba melihat ada sosok pria yang tampak berdiri di bawah pohon. Karena penasaran, saksi pun pergi mendekat, dan ternyata sosok pria tersebut tengah tergantung di dahan pohon dengan ketinggian sekitar 3 meter dari atas tanah itu

Kemudian saksi langsung menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan peristiwa ini kepada masyarakat yang berada di sekitar kebun tersebut. Lalu mereka kemudian menghubungi aparat Polsek Lirung.

Setelah menerima laporan dari masyarakat personil Polsek Lirung langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghubungi pihak medis di Puskesmas Moronge dr. Arini Gagola dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah keluarga korban Kel. Karawo – Salibabu di Desa Morsel Satu Dusun Dua untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum luar) oleh dokter.

“Hasil pemeriksaan dari dokter menyatakan korban murni gantung diri karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban,”jelas Padama

Diketahui, identitas dari mayat itu bernama JW alias Japri (27), Alamat : Desa Moronge Selatan Dua Kecamatan Moronge Kepulauan Talaud.

Diketahui bahwa sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat ditegur oleh KW alias Kres (orang Tua korban) karena ditemui sedang mengkonsumsi minuman keras (Miras), tapi korban tak menghiraukanya. (hdr)

News Feed