oleh

Fispol Unsrat Bekali Pala dan RT di Bitung dengan Ilmu Kepemimpinan, Rangkaian Dies Natnalis ke-57

LIPUTANMANADO.COM, BITUNG – Panitia Dies Natanalis ke-57 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi Manado, laksanakan pengabdian kepada masyarakat di kota Bitung, yang kali ini fokusnya pada upaya peningkatan kapasitas para Kepala Lingkungan (Pala) dan Ketua rukun tetangga (RT).

Kegiatan yang digelar di Bitung Sport Hall and Convention, Kamis (7/10/2021) ini, diikuti para Pala dan Ketua RT se Kecamatan Matuari, dengan menghadirkan narasumber, Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Fispol DR. Welly Waworundeng bersama Ketua Panitia Dies Natnalis Melky Pangemanan S.IP, MAP, MSi.

Camat Matuari, Sefferson Sumampouw SSTP SIP atas nama Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri dan Wakil Walikota Hengky Honandar, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus menyambut dengan gembira kehadiran Fispol Unsrat Manado dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan kepada Pala dan Ketua RT.

Foto bersama narasumber dan peserta kegiatan

“Pemerintah kota Bitung menyambut gembira dan berterima kasih kepada Fispol Unsrat yang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini sangat baik dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Pala dan Ketua RT,” ungkap Sumampouw, yang juga secara resmi membuka kegiatan itu.

Pangemanan yang mendapat kesempatan pertama memaparkan materi, membahas soal pembagian kewenangan tugas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota/kabupaten, terkait pelayanan publik maupun infrastruktur di daerah.

“Kepala lingkungan harus tahu dan paham kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota/Kabupaten, agar mampu menjelaskan kepada masyarakat instansi mana yang berwenang penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat, agar tidak timbul kesimpang siuran informasi,” kata Pangemanan.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara ini menyampaikan bahwa posisi strategis Pala dan Ketua RT sebagai Garda terdepan pelayanan publik, penting untuk dibekali dengan banyak pengetahuan, agar mampu menjelaskan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Melky J Pangemanan saat memaparkan materi pelatihan

“Ketika kapasitas Pala dan Ketua RT mumpuni maka, maka semua program pemerintah kota, bisa dijelaskan dengan baik kepada masyarakat, termasuk mampu menyelesaikan problem sosial kemasyarakatan di wilayah tugas masing-masing,” jelas mantan Ketua Senat Mahasiswa Fispol ini.

Pada kesempatan itu, Pangemanan ikut membeberkan sejumlah contoh problem yang berkembang di masyarakat, antara lain soal data warga penerima bantuan sosial pemerintah, kondisi infrastruktur dan beberapa persoalan lainnya.

DR. Welly Waworundeng yang menjadi pemapar berikutnya, membekali para Pala dan Ketua RT dengan materi kepemimpinan, mulai dari etika kepemimpinan, gaya kepemimpinan, dan budaya kepemimpinan, komunikasi pemerintahan dan kemampuan memanajemen konflik di wilayah kerja.

“Pala dan RT memiliki peran penting dalam mensukseskan program pembangunan yang dilakukan pemerintah kota. Untuk itu, sebagai tokoh di wilayah lingkungan dan rukun tetangga, maka Pala dan RT harus terus belajar dan membekali diri dengan banyak pengetahuan,” pintanya.

Kegiatan yang juga diikuti para Lurah di wilayah Kecamatan Matuari itu berlangsung lancar dan dinamis. Peserta pun tampak antusias menyimak pemaparan materi dari nara sumber, termasuk aktif berinteraksi dalam sesi tanya jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jurusan Ilmu Pemerintahan, Dra. Trilke Tulung, MSi; Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fanly Pangemanan S.Sos, MSi; Sekretaris Panitia Dies Natnalis, Stefanus Sampe, S.Sos, GradDipPubAdmin, M.PubPo; Wakil Sekretaris Boyke Opo Paparang S.IP; Wakil Sekretaris, Pengasihan Susanto Amisan, S.IP, beberapa dosen dan mahasiswa Fispol Unsrat. (tos)

News Feed