oleh

Diduga Bermuatan Lebih, Truck Ekspedisi Nyaris Tercebur, Saat Turun Dari KMP Watunapato, Pemilik Minta Ganti Rugi

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Diduga bermuatan melebihi kapasitas Truck Ekspedisi dengan Nomor Polisi DB 8719 AO yang dikendarai Mahmud jatuh saat turun dari KMP. Watunapato di Pelabuhan Melonguane, pada Minggu (27/02/2022) sore sekira Pukul 15.30 WITA.

Truck Ekspedisi bermuatan Bahan Bangunan itu, milik dari Ko Johan dari PT. Mitra yang bekerja sama dengan Toko di Talaud Ko Fren. Alhasil dalam kecelakaan tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil yang diperkirakan mencapai Ratusan Juta Rupiah, dari pihak PT. Mitra.

Diketahui bersama, KMP Watunapato yang melakukan kegiatan Bongkar muat kendaraan di Pelabuhan Penumpang Melonguane, karena di Pelabuhan Feri Melonguane masih dilaksanakan perbaikan seluruhnya.

Dengan adanya kecelakaan tersebut, Perusahaan Daerah Angkutan Penyebrangan (PDAP) Kabupaten Kepulauan Talaud, yang menangani manajemen KMP. Watunapato, Sekertaris Cristian Maringka dengan sigap membantu evakuasi Truck Ekspedisi dengan mengunakan alat berat Excavator milik Pemda Talaud.

Sekertaris PDAP Talaud mengungkapkan, “kejadian tersebut murni kecelakaan, saat KMP. Watunapato melakukan aktivitas penurunan kendaraan, sudah beberapa kendaraan yang bermuatan turun ke Dermaga dan saat truck tersebut turun, Ramp Door kapal patah membuat truck yang bermuatan bahan bangunan itu nyaris jatuh ke laut, untung posisi kendaraan masih tergantung di dermaga, sehingga bisa di kaitkan dengan tali labrang, hanya muatanya yang jatuh ke laut,” ungkap Sekertaris saat dihubunggi media ini.

Menurut informasi yang di rangkum, pihak (PDAP) Kabupaten Kepulauan Talaud, yang menangani manajemen KMP. Watunapato, akan menangulangi kecelakaan itu dengan cara, melengkapi dokumen klaim asuransi yang sesuai ketentuan yang berlaku.

Saksi di TKP, Seorang Buruh Pelabuhan mengungkapkan, “Diduga Truck Ekspedisi bermuatan Bahan Bangunan yang melebihi kapasitas itu, membuat Ramp Door kapal patah, karena tidak mampu menopang berat truck, pintu belakang truck juga tidak tertutup karena muatanya melebihi bak truck, ” ungkap buruh dengan nada takut memberikan keterangan. Disisi lain, pihak PT. Mitra, meminta tangung jawab dari pihak (PDAP) Kabupaten Kepulauan Talaud, untuk menganti barang bangunan yang jatuh ke laut. (hdr)

News Feed