oleh

Kasus Korupsi Menjamur, 10 Desa Jadi Target Unit Tipikor Polres Talaud

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Kabupaten Kepulauan Talaud yang merupakan wilayah Perbatasan di Utara NKRI, Sangat-sangat rentan dengan Kasus Korupsi di Desa. Pulau Terluar yang jauh juga, menjadikan tindak penyalahgunaan Angaran Dana Desa (ADD) seakan diduga menjadi tujuan dari oknum-oknum Kepala Desa serta Perangkatnya untuk melakukan pemerintahan. Sebelumnya sudah ada beberapa Desa yang menjadikan Oknum Kades Tersangka kasus korupsi, dan juga ada beberapa yang sudah dilaporkan.

Dari maraknya kasus dugaan Korupsi di Talaud, Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Kepulauan Talaud mengincar 10 Desa, karena diduga melakukan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dasveri Abdi SIK melalui Kanit Tipikor Aiptu Marco Agimat SH menerangkan, saat ini pihaknya sedang mewanti-wanti pengunaan anggaran dana Desa. ” Saat ini sudah ada 10 Desa yang menjadi bidikan kami, dan tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat,” ungkapnya Kepada awak media Kamis, (11/03/2022).

Polisi yang akrab dengan Wartawan ini menegaskan, “Anggaran Dana Desa yang cukup bersar diberikan Pemerintah itu untuk pembangunan Desa serta mensejahtrakan masyarakat, bukan uang pribadi. Jadi berhati-hati Kepala Desa yang ada untuk mengelola dana Desa itu, ” pungkas Kanit Tipikor Polres.

Unit Tipikor Polres tingal menunggu pemeriksaan Inspektorat, ketika ada kerugian negara dari hasil pemeriksaan, pasti akan langsung ditindak tegas berdasarkan prosedur yang berlaku. (hdr).

News Feed