oleh

Jelang Bulan Ramadan, Harga Sembako di Talaud Mulai Naik

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Harga sembilan bahan pokok (Sembako) saat bulan Ramadan 1443 Hijriah di ujung Utara NKRI, tepatnya di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara mulai naik

Seperti Harga cabai tembus Rp.100.000 / Kg dari harga sebelumnya Rp. 50.000 dan minyak goreng curah dijual dengan harga Rp. 30.000 / Liter. Tomat Rp 20.000 naik Rp. 5000 dari harga sebelumnya hanya Rp. 15.000, Bawang Merah dijual Rp 50,000, naik Rp. 10, 000 dari harga sebelumnya Rp. 40.000 Bawang putih Rp 50.000 naik Rp. 10,000 dari harga sebelumnya Rp. 40,000.

Minyak goreng Curah: Rp. 30, 000/ Liter Minyak goreng kemasan: Rp. 35.000 sampai Rp. 50.000, Gula Pasir Rp.16.000/Kg, Telur Rp.70.000/Baki, Beras Rp.12.000/Kg, Kedelai Rp.15.000/Kg, Jagung Rp.10.000/Kg, Jeruk Nipis Rp.20.000/Kg, Daging ayam Rp. 55.000/Kg, Daging sapi Rp. 140.000,-/Kg, Ikan segar Rp. 50.000/Kg.

Saat diwawancarai oma Polo selaku pedagang sembako dan rempah-rempah di Pasar Tradisional Melonguane mengatakan untuk harga yang menonjol saat ini hanya cabai yang dijual hingga Rp.100.000/ Liter. naik 60.000 dari harga jual sebelumnya Rp. 40.000/ Kg,” jelas Oma Polo, pada Kamis (7/4/2022).

Di bulan puasa ini, Oma Polo mengaku justru sepi pembeli. Hal ini membuatnya mengalami penurunan pendapatan dari Rp. 500.000 menjadi Rp.200.000 saja per hari.

Ditambahkanya saat ini untuk pasokan sembako di Kepulauan Talaud masih tergantung pada pengiriman Kapal dari Manado. Jadi jika ada kenaikan harga di Manado, pedagang di Talaud juga ikut menaikan harga, belum juga ongkos kirim di Kapal, ” tutup Oma Polo. (hdr).

News Feed