oleh

Jalankan Putusan PN Melongunane, Eksekusi Lahan Di Melonguane Berujung Ricuh

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Kasus sengketa lahan yang berujung ricuh terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kali ini melibatkan personel Polres Kepulauan Talaud yang diminta pengamanan oleh Panitra Pengadilan Negeri Melonguane Rudi Supit. SH, untuk melakukan eksekusi sengketa lahan melalui putusan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Melonguane Tanggal 11 April 2022 Nomor : 03/Pen.Eks/2022/PN Mgn Tentang pemberitahuan pelaksanaan eksekusi, pada Senin (25/04/2022) lalu.

Saat diwawancarai Panitera Pengadilan Negeri Melonguane, mengungkapkan berdasarkan Keputusan Pengadilan Nomor 35/PDT.G/2022 dalam perkara Fintje Rumondor sebagai Penggugat /Pemohon eksekusi sedangkan Semangat Amos sebagai Tergugat / Termohon Eksekusi.

Pada prinsipnya, kami melakukan eksekusi ini berdasarkan keputusan Ketua Pengadilan Negeri Melonguane Nomor 3, dan saat ini sudah kami laksanakan semuanya itu dan berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Polres Kepulauan Talaud melakukan eksekusi, walaupun ada sedikit gesekan,” ungkap Panitera. (hdr).   

News Feed