oleh

Tingkatkan Kearifan Lokal, Dikpora Talaud Gelar Lomba Pidato Adat Tingkat SD dan SMP

LIPUTANMANADO.COM, TALAUD – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, menggelar acara lomba Pidato Adat Tingkat SD sampai SMP se Kepulauan Talaud.

Kegiatan tersebut merupakan suatu terobosan baru yang dihelat oleh Pemkab Talaud melalui Dikpora. Tentunya hal ini patut diapresiasi oleh segenap masyarakat Talaud, karena semenjak dimekarkan menjadi daerah otonom, Lomba Pidato Adat yang mengikutsertakan siswa SD dan SMP se-Talaud, baru pertama kali digelar di Kepulauan Talaud.

Buktinya, kegiatan tersebut diikuti oleh 75 orang peserta yaitu tingkat SD diikuti oleh 45 orang peserta dan SMP diikuti oleh 30 orang peserta. Sementara kegiatan dilaksanakan di Aula Serba Guna Dikpora Talaud, Jumat (3/6/2022) lalu.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pumuda dan Olahraga melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar(Dikdas) Dikpora Kepulauan Talaud Dra. CH. K. Mandagi M.Si, mengatakan bahwa kegiatan Lomba Pidato Adat Tingkat SD dan SMP se-Talaud merupakan gelaran perdana di daerah ini.

“Jadi, lomba Pidato Adat ini merupakan yang pertama kali digelar dan terlebih khusus dilingkup Dikpora Kepulauan Talaud,” ujar Mandagi kepada sejumlah awak media.

Lanjutnya bahwa, kegiatan lomba Pidato Adat ini terinspirasi karena dari dahulu setiap ada penyambutan tamu yang datang di daerah ini, selalu diawali dengan sambutan secara adat oleh para tua-tua Adat semisalnya Ratu Mbanua atau inangngu wanua.

“Padahal kalau dipikir, anak-anak juga bisa melakukan penyambutan secara adat jika ada tamu yang hadir di daerah. Dan ini bisa dilakukan dengan cara mengajar mereka soal Bahasa Adat Talaud secara dini.

Sehingga, dalam rangka pembinaan minat, bakat, dan kreativitas siswa, maka Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Talaud, melaksanakan lomba Pidato Adat yang bertema; Penyambutan Tamu, Pengukuhan Tokoh Adat, dan Pisah Sambut Tahun Lama dan Tahun Baru.

“Tujuan dari lomba adat ini selain mengembangkan dan mempertahankan kearifan lokal, juga perserta didik lebih digodok untuk terus mencintai budaya daerah Talaud yang semakin hari semakin hilang karena adanya perkembangan IPTEK,” imbuhnya.

Mandagi pun berharap kiranya kegiatan ini terus dilakukan setiap tahun. Agar dapat melahirkan generasi baru selaku pemangku adat Cilik di daerah ini. Dengan demikian akan menambah kekayaan adat budaya daerah dalam hal penjemputan tamu maupun legiatan adat lainya di daerah ini,”ucapnya.

Diketahui bahwa lomba Pidato Adat tersebut, mengambil tim Juri dari tokoh Adat(Ratu Mbanua) di Kecamatan Melonguane dengan kriteria penilaian berdasarkan mimik, gerakan, tutur kata dalam melafalkan bahasa adat sesuai artinya.(hdr).

News Feed